Selasa, 10 September 2013

Kontroversi Tentang Roko

Roko sebenarnya muncul 400 tahun yang lalu jadi cukup baru tetapi roko sangat digemari  oleh kalangan santri dan kiayi-kiayi sepuh jadilah rokok produk yang digemari diseluruh dunia. Pada jaman dulu orang-orang tua sering nyepah sirih yang ditambah kapur dan beberapa bahan lainnya saya lupa apa namanya kalau dah lama maka akan dikeluarkan ludah berwarna merah dan dibuang di tampolong yang terbuat dari almunium kuning. Tapi waktu itu selain nyepah sirih juga para kaum prianya merokok daun kaung/daun jagung dicampur tembakau dan daun cengkeh asli  kalau dihirup baunya khas tapi kalau kita solat berjamaah suka tercium bau yang sangat tidak mengenakan maka keluarlah hukum kalau merokok itu hukumnya makruh sama kalau kita makan pete dan jengkol sering tercium bau yang khas kalau kita tidak suka suka pusing bila menghirupnya.



Meskipun demikian perkembangan  produk roko sangat berkembang dari daun kaung, kekeretek dan yang terbaru ke filter. Meskipun roko digemari tapi karena telalu sering dan terlalu banyak maka banyaklah penyakit yang ditimbulkan oleh roko sehingga dibungkus roko sering di tulis peringatan agar berhati-hati seperti peringatan roko dapat menyebabkan kangker,serangan jantung,impoten dan ganguan pada janin dan ganguan kehamilan.

Meskipun demikian roko tidak dapat dicegah wong penggemarnya para santri dan kiayi sepuh. Tapi sekarang ada para kiyai dan santri yang menghukumi hukum roko itu haram karena dampaknya yang menyebabkan penyakit yang membahayakan tubuh seperti yang sering kita jumpai seperti sakit paru-paru,jantung,kangker dan masih banyak lagi.

Kenapa di Indonesia para kiayinya dan santinya malah mempopulerkan rokok dari pada kayu siwak. Karena negara kita itu bekas negara jajahan Belanda yang mempopulerkan rokok dari pada kayu siwak.

Terkadang kita berpikir kenapa negara kita ini tidak menjalankan sunah nabi dengan menggunakan siwak malah ada sebagian ulama moderen yang menganggap penggunaan siwak sudah ketinggalan zaman dan an termasuk kaum yang jorok dan norak.

Sedangkan roko yang dibakar tiap hari dan memboroskan ekonomi rakyat malah diagung-agungkan karena produk tersebut adalah sumber nafkah rakyat menengah sanpai menegah atas.Bahkan ada yang kecanduan roko sampai mengeluarkan setetmen lebih baik ga makan dari pada disuruh berhenti merokok.

Ada lagi kasus pada bulan romadon para pecandu roko mengeluarkan pendapat bahwa merokok tidak membatalkan puasa. Padahal hukumnya dah jelas setiap apa saja yang di masukan kedalam mulut baik itu makanan,minumnan, asap tetaplah membatalkan puasa.

Demikianlah sepenggal artikel mengenai rokok silahkan anda ambil sikap sendiri sekarang teknologi dah canggih. sekiat salam

print this page Print halaman ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar